IPG Kampus Perempuan Melayu,Jalan Maktab,Durian Daun,75990,Melaka. Email: purple_ns02@yahoo.com.

Monday, March 17, 2014

Saat Cinta Bertasbih

Assalamualaikum
Sentiasa jatuh cinta dengan dua puisi cinta dari cerita ni.. Kecebe atau KCB atau Ketika Cinta Bertasbih.
Kalau dulu, masa 2009 cerita ni klua xsilap, aku tengok dengan perasaan yang biasa2. Tapi bila umur da meningkat, semakin faham dengan cara Islam, mula feeling tengok, mule faham, tengok ulang2 sampai terdelete dan cari balek.

Puisi sebutan Ayatul Husna

Cinta adalah kekuatan,yang mampu
mengubah duri jadi mawar
mengubah cuka jadi anggur 
mengubah malang jadi untung
mengubah sedih jadi ria
mengubah sakit jadi sihat
mengubah bakhil jadi dermawan
mengubah kandang jadi taman
mengubah penjara jadi istana
mengubah ammarah jadi ramah
mengubah musibah jadi muhibbah, itulah cinta

Puisi sebutan Anna Althafunnisa

Sekalipun cinta telah ku uraikan dan kujelaskan panjang lebar
Namun jika cinta kudatangi, aku jadi malu pada keteranganku sendiri
Meskipun lidah ku telah mampu menguraikan
Namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang
Sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya
Kata-kata pecah berkeping-keping, begitu sampai kepada cinta
Dalam menguraikan cinta, akal terbaring tak berdaya, bagaikan keldai berbaring dalam lumpur
Cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan

Ya, aku kagum sama Mas Azzam.. Dari seorang mahasiswa yang menjual tempe, kemudiaannya menjual bakso cinta dan menjadi seseorang kepada dirinya, keluarga, masyarakat dan agamanya.. Kalau nak hurai cerita ni satu-satu aku sanggup, tangan je tak sanggup..

Ya, saat cinta berkata-kata di dalam hati, tiada apa yang mampu menghalang, melain dari izinNya